Sabtu, 11 Desember 2010

cerita tentang warna

berbicara tentang warna,entah mengapa saya suka dengan warna HITAM
lebih dari setangah t-shirt2 ku berwarna hitam.
blog ini pun berbackground mayoritas gelap
awalnya aku ga sadar setiap aku membeli barang atau memilih sesuatu yang berkaitan dengan warna aku pasti memilih HITAM
sadarnya saat salah satu sahabatku Vera(aku panggil dia mami) bilang gini, "kok klambimu, asesorismu ireng kabeh to???kaya meh layat wae" (artinya: " kok bajumu, asesorismu hitam semua??seperti orang mau layat saja..)
setelah aku liat-liat memang benar, kebanyakan barang-barang(walaupun ga banyak juga barangku) itu berwarna gelap. dan setiap aku beli t-shirt aku selalu milih warna hitam.

entahlah.. sepertinya warna hitam itu warna yang paling pas dan enak dipilih.

mungkin banyak orang bilang kalau orang yang menyukai warna-warna gelap itu kehidupannya juga gelap, ga bisa ceria, cenderung introvert, dan misterius

tapi sepertinya itu ga berlaku buat aku.
coba tanya teman-temanku, mereka pasti akan serentak berkata kalau aku ini cerewet, rame, dan banyak omong...
iya, aku memang dikenal orang cerewet dan suka bercanda, kadang malah bercandaanku sering kelewatan dan ga sesuai tempat(aku akui itu kelemahanku, soalnya kalo udah becanda rasanya sangat sayang untuk mengakhirinya, karena aku suka tertawa dan melakukan sesuatu yang membuat bahagia).

aku juga bisa dibilang termasuk orang yang terbuka, cukup ekstrovert lah kalo aku bilang. dulu mungkin aku lebih suka memendam semua masalah sendiri, tapi sekarang aku sudah terbisa curhat pada teman.

jadi, aku rasa mengenai warna hitam dan anggapan yang beredar itu bisa dibilang tidak terlalu benar. buktinya aku orang yang berjiwa pelangi, tapi tetap suka dengan hitam.

kadang aku heran mengapa ya aku bisa suka dengan warna hitam, padahal berbeda sekali dengan kepribadianku..
aku selalu bertanya pada diriku
sampai akhirnya, entah dari mana aku berpikiran begini" aku suka warna hitam karena HITAM ITU ADALAH WARNA YANG PALING TIDAK EGOIS DIANTARA WARNA-WARNA LAIN"

yup... benar sekali, aku merasa kalau tidak ada warna yang paling tidak egois selain hitam
kenapa aku berpikir seperti itu???
karena aku merasa hitam selalu dijadikan warna dasar dari warna-warna lain..
banyak sekali warna yang dipadukan dengan hitam lalu warna itu menjadi begitu mencolok dan menonjol.
misalnya:dulu jaman SMP di sekolahku sedang tren warna kuning-hitam. hasilnya warna kuning terlihat begitu nyata.terlihat jelas bahwa dia adalah kuning,bahkan saat kita melihatnya dari kejauhan kita akan langsung tahu bahwa itu adalah warna kuning.
Lalu baru-baru ini, sedang tren juga warna Pink-hitam. Sama seperti tadi, saat pink dipadukan dengan hitam, maka dia akan terlihat begitu jelas dan mencolok. Terlihat begitu memikat.
Lalu bagaimana nasib si hitam???padahal jelas sekali yang menjadi warna dasarnya adalah hitam,sedangkan warna-warna lain hanya sebagai asesoris saja.
tapi tidak ada yang pernah melihat si hitam.
padahal bila warna-warna itu tidak bergabung dengan hitam mungkin mereka tidak akan secantik, semenarik, dan semenonjol saat mereka bersama hitam..
kita bayangkan saja saat warna pink bergabung dengan kuning atau biru.. indah memang, namun apakah warna pink atau biru itu terlihat memukau??terlihat berkilauan??? TIDAK..
mereka akan sama-sama membentuk efek yang serasi, namun tidak membentuk suatu karakter warna secara penuh. pink tidak terliahat Pink banget dan biru juga begitu. Hanya warna hitam saja yang benar-benar bisa membuat warna lain menjadi diri mereka sendiri.

lalu bagaimana denga PUTIH yang juga sering menjadi warna dasar???

Putih memang bisa menjadi warna dasar, namun putih tidak mampu membuat warna lain berkilauan saat berdampingan dengannya. Saat cahaya datang, maka putih akan memantulkan kembali cahaya itu yang justru mengakibatkan dirinyalah yang akan berkilauan. Dan saat tidak ada cahaya, maka putih seolah ingin menunjukkan betapa terangnya dia dibanding denga warna lain yang berpasangan dengannya.

Tidak seperti hitam. Saat cahaya datang maka dia akan menyerap cahaya itu yang justru membuatnya semakain kelam dan membuat warna lain menjadi seolah-olah seperti lampu. Begitu juga saat tidak ada cahaya, maka hitam akan bersembunyi dan membiarkan warna lain dilihat oleh mata penikmatnya.

ya... begitulah aku mengartikan HITAM

aku banyak belajar dari warna ini
aku ingin seperti warna hitam yang dapat membuat orang lain menjadi dirinya sendiri saat bersamaku,tidak ada kebohongan atau topeng dusta.
aku ingin seperti warna hitam yang rela berkorban demi kepentingan orang lain (sama seperti Tuhan Yesus rasanya)
aku ingin seperti warna hitam yang tidak ingin sombong akan kelebihan-kelebihanku
aku ingin seperti warna hitam yang tidak egois....


dan aku cinta warna hitam....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar